Tentang ONLYOFFICE dan Pekerjaan Sampingan Kemarin

Sudah lama saya tidak buka blog ini. Hari ini, saya buka kembali. Template blog sudah saya ubah, terimakasih untuk Mas Sugeng atas template blog sebagus ini. InsyaAllah mulai hari ini aktif nge-blog lagi. Paling tidak sebulan sekali update postingan lah ya.

Beberapa hari yang lalu saya ditelpon oleh seseorang dari semarang, beliau minta saya untuk membuatkan sebuah modul pembelajaran untuk tempat kursusnya. Hasil pekerjaan akan diserahkan dalam bentuk file Microsoft Word, begitu kesepakatan awalnya. Masalahnya kemudian adalah saya ini pengguna linux, elementari OS, aplikasi pengolah kata yang saya gunakan secara default adalah LibreOffice. Sampai di sini, rasanya sulit kalau harus menggunakan LibreOffice untuk menyelesaikan pekerjaan ini, tentunya karena masalah kompatibiltas. Ekstensi file boleh sama tapi hasilnya saat dibuka tidak ada jaminan.

ONLYOFFICE sebagai alternatif Microsoft Office
ONLYOFFICE sebagai alternatif Microsoft Office


Setelah mencari solusi dari internet, akhirnya saya menemukan ONLYOFFICE. ONLYOFFICE ini adalah proyek yang dikembangkan oleh pakar IT yang berpengalaman dari Ascensio Sistem SIA, perusahaan terkemuka IT dengan kantor pusat di Riga, Latvia. Awalnya ONLYOFFICE dirancang untuk kolaborasi tim internal. Upaya untuk memperkenalkan kepada khalayak yang lebih luas terbukti berhasil: ONLYOFFICE menerima tanggapan yang sangat positif dari komunitas internet. Akibatnya, fungsinya telah jauh direvisi dan diperluas yang membawa pertumbuhan yang tinggi dan stabil pengguna dari berbagai negara. Saat ini, ONLYOFFICE fokus pada tiga aspek aplikasi perkantoran yaitu pengolah kata (Writer), pengolah angka (Spreadsheet) dan presentasi (Presentation). Demikian yang saya kutip dari situs resminya, onlyoffice.com

Dengan ONLYOFFICE ini saya akan selesaikan pekerjaan tersebut. Semoga barokah ya, menggunakan software halal untuk mencari rizqi yang halal, aamiin.

Oh iya, soal kompatibilitas ONLYOFFICE dan Microsoft Word sejauh ini aman. Namun belum tentu juga jika suatu saat akan menemukan permasalahan baru karena saya belum sempat meng-explore lebih dalam. Saya harap tidak akan ada masalah.

Bagi sahabat pembaca blog ini yang penasaran dengan ONLYOFFICE ini, berikut saya berikan gambar hasil screenshot ONLYOFFICE dari laptop saya.

Screenshot Tampilan ONLYOFFICE Writer
Screenshot Tampilan ONLYOFFICE Writer
Screenshot Tampilan ONLYOFFICE Spreadsheet
Screenshot Tampilan ONLYOFFICE Spreadsheet
Screenshot Tampilan ONLYOFFICE Presentation
Screenshot Tampilan ONLYOFFICE Presentation

Kalau diperhatikan dari ketiga gambar tersebut, Baik tampilan ONLYOFFICE Writer, Spreadsheet maupun Presentation sama-sama berada pada jendela yang sama, hanya berbentuk seperti tab. Menurut saya, ini sangat menarik karena umumnya software perkantoran umumnya terpisah tidak dalam satu jendela aplikasi.

Tidak hanya itu, dari segi tampilan jelas ini sangat user-friendly terbukti saat saya pertama kali menggunakannya tidak ada perasaan bingung sedikitpun. Saya pribadi sangat merekomendasikan ONLYOFFICE sebagai salah satu alternatif terbaik untuk menggantikan Microsoft Office versi bajakan.

Untuk mengenai cara pemasangan atau instalasi ONLYOFFICE, Anda bisa baca cara instal ONLYOFFICE di Ubuntu dan turunannya. Sekian saja curhatan saya tentang pekerjaan sampingan yang saya terima dan ONLYOFFICE. Terimakasih, semoga bermaanfaat.

Artikel terkait:

Belum ada komentar untuk "Tentang ONLYOFFICE dan Pekerjaan Sampingan Kemarin"

Post a Comment

Silahkan tinggalkan komentar Anda